Melalui
akun facebooknya, ia mengungkap bahwa data pribadinya telah diretas dan
tanda tangannya telah dipalsukan serta diklaim sebagai anggota Partai
Solidaritas Indonesia (PSI).
Semua itu terbongkar ketika petugas KPUD Depok menyambangi rumahnya dan menanyakan perihal keanggotannya dalam PSI.
Berikut bukti-buktinya.


Klaim sepihak dari PSI akhirnya menuntut dr Hasto menulis sebuah email klarifikasi kepada KPUD Depok.
