
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan orang-orang Palestina terluka di perbatasan Gaza timur.
“Seorang pekerja medis relawan dan seorang anak berusia 10 tahun berada dalam kondisi serius, 188 orang Palestina juga terkena dampak gas air mata,” kata Kementerian.
Para pengunjuk rasa menuntut hak atas rumah-rumah dan desa-desa mereka di Palestina yang bersejarah sejak dikuasai oleh Israel pada tahun 1948.
Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 11 tahun Israel di Jalur Gaza yang telah memusnahkan ekonomi daerah kantong itu dan merampas 2 juta penduduknya dari komoditas pokok.
Sejak demonstrasi Gaza dimulai pada 30 Maret, lebih dari 170 demonstran Palestina gugur dan ribuan lainnya terluka oleh pasukan Israel yang ditempatkan di sepanjang sisi lain dari zona penyangga.
KIBLAT